pagiku yang dihantui setumpuk rindu

aku masih mengingatmu dan tarian Kupu-kupu yang dilahirkan oleh sepasang mata Danau milikmu itu. tak terkecuali sepasang sepatu berwarna Bumi yang kuinginkan jadi milikku. tak terkecuali jalar hangat yang tiba dari jabat tangan singkat kita dan perbincangan yang tertinggal menggantung. pagiku entah kenapa tiba-tiba dihantui setumpuk rindu yang di kemarin-kemarin hari sama sekali tak muncul. aku kini sedang mengingatmu dan rasanya ingin tahu: adakah Tuhan akan mengabulkan satu permintaan kecilku untuk bertemu kembali denganmu? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s