Sasmaya

sejak pertama kali dikenalkan pada liriknya di pertengahan Oktober lalu oleh Bapak Ayam (nama normal gantengnya adalah Taufanny Nugraha), aku (secara pribadi) langsung suka bahkan tahu meraba ke arah mana Nada-nada Penyampainya akan dileburkan di Udara. entah bagaimana bisa. kalau ditanya, maka jawabannya pasti hanya senyuman saja. namun yang pasti “Sasmaya” benar-benar membuat aku mencatat sekaligus membuka kembali Ruang Renung tentang satu episode dalam seputaran berkehidupan makhluk di Semesta Raya. aku terundang untuk berpikir keras. bagaimana pun aku ingin berhasil membawakannya, menyampaikannya, bukan semata menyuarakannya.

setelah beberapa kali berlatih padu, mengambil satu hari di beberapa pekan, singgah ke dari satu Taman ke Taman yang satu, bahkan coba-coba memanfaatkan celah ruang di sebuah Kampus, akhirnya Ci Tarum Purba lah yang terpilih untuk mendenyutkan “Sasmaya”. iya. bertepatan Hujan usai beribadah dan Matahari menghadiahkan Senja tak Jingga.

para Penghuni Semesta, langsung saja, inilah: “Sasmaya” (klik di “Sasmaya” itu atau pada foto di bawah ini yaaa ^_^v)

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s