10-Buku-kesukaan-yang-sedang-sering-dibaca-ulang

ceritanya: menjawab tantangan dari si Ulukumulu. perihal: 10 Buku Favorit. emmm, tapi biar mudah, aku putuskan untuk memuat 10-Buku-kesukaan-yang-sedang-sering-dibaca-ulang saja sudah. heuheuheu. semoga tidak melanggar aturan main ya ~_~

dan inilah kesepuluh Buku tersebut:

(foto oleh kuke)

  1. Pangeran Kecil (Antoine De Saint-Exupery) :: sedari awal kenal-&-membacanya di kota bertajuk Yogyakarta belasan tahun lalu (edisi fotocopy, milik seorang Kawan yang dulu suka menggunakan Nama Pena: Lintang Rino) aku sudah langsung suka. belum lagi ketika ‘membaca’ ilustrasi Ular Sanca menelan Gajah yang sering tak dipahami oleh Orang Dewasa” sangaaat suka. begitu. sudah tentu ya sepaket dengan muatan yang ada didalamnya.
  2. Totto-chan: Si Gadis Kecil di Tepi Jendela (Tetsuko Kuroyanagi) :: yang mengenalkan Buku ini pun masih si Lintang Rino yang dulu sempat bermukim di Yogyakarta. waktunya ya bersamaan dengan kenal-si-Pangeran-Kecil. ketika membaca Buku itu, rasa-rasanya aku segera beralih rupa menjadi si Tokoh Utama yang sering tidak bisa diam, sering ingin tahu macam-macam, sering ingin mencoba rupa-rupa hal, tidak kapok meski harus menanggung hal yang kadang menyakitkan. heuheuheu.
  3. Dead Poets Society (N.H. Kleinbaum) :: aku lebih dulu mengenal karakter John Keating melalui almarhum Robin Williams dalam film berjudul serupa. beberapa tahun kemudian barulah mendapatkan bukunya (versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia) secara tak sengaja. tinggal satu-satunya! jadi ya aku langsung beli saja, tak berpikir uang jajan yang tersisa tidak seberapa. dan yang membuatku tak bosan itu adalah ketika guru muda tersebut meminta Murid-muridnya merobek halaman buku yang sedang mereka kaji di dalam kelas, dan berlanjut dengan kegiatan-kegiatan belajar di luar tradisi Welton. seperti halnya Pak Kobayashi, Karakter John Keating ini menginspirasiku dalam hal mengajar-&-mendidik. ehem.
  4. Negeri Kabut (Seno Gumira Ajidarma) :: sebuah kumpulan cerpen (tepatnya berisi 13 cerpen) tentang perjuangan Manusia dalam mencapai keinginannya. aku terpesona di hampir keseluruhan Cerita, namun ‘terjebak’ cukup lama di “Negeri Kabut” dan “Tempat yang Terindah untuk Mati”. ‘terjebak’ dalam ilustrasi yang aku gambarkan sendiri di dalam otakku berdasarkan apa-apa yang tertulis di kedua cerita tersebut.
  5. Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh (Dee Lestari) :: di antara keempat buku yang sudah aku miliki, aku tetap jatuh hati pada si Perdana ini. kenapa? karena alurnya yang tidak sedatar Akar dan jauh lebih bergelora ketimbang Petir juga Partikel. setidaknya ya itu menurutku. jika sudah pernah membaca Dunia Sophie, maka mungkin akan terpikir bahwa pada saat itu Dee terinspirasi alur novel yang kental nuansa Filsafat dan Sejarah tersebut, meski belum tentu begitu juga sebenarnya. Karakter yang paling aku suka di Buku ini tentu saja: Diva.
  6. Travelers’ Tale – Belok Kanan: Barcelona! (Adithya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, Ninit Yunita) :: sebuah Catatan Perjalanan yang dikemas dalam gaya berbeda — itulah Buku ini menurutku. menyenangkan sekali menemukan keempat Penulis-nya bisa berinteraksi begitu mengalir dalam kisah yang mereka sepakati tersebut.
  7. Catatan Sahabat Sang Alam (Norman Edwin) :: Buku ini memuat kumpulan Artikel yang ditulis oleh almarhum Norman Edwin. benar rupanya, beliau bukan cuma pandai bercerita, ada yang dibagikannya dan kemudian menjadi pengetahuan bagi sesiapa saja yang membaca. bisa jadi karena Norman juga menjalani apa yang dituliskan, maka hiduplah itu Tulisan. kalau sedang agak ‘kehilangan arah’ dalam mewajahkan Hasil Perjalanan, aku sering membaca ulang seisi Buku ini sembari senyum-senyum bahkan terundang menangis sendiri. dilanjutkan dengan iseng membayangkan perbandingan besar tubuhku dengan besar tubuhnya. heuheuheu.
  8. George’s Secret Key to The Universe (Lucy & Stephen Hawking) :: tiap kali ingin terpancing kembali berimajinasi hingga jauh ke luar Bumi, aku akan mengambil Buku ini dari Rak Pink. tidak semata Cerita, Ilustrasi dan Foto-foto yang ada didalamnya itu yang membuat bahagia. iya. susah untuk menceritakannya. kamu hanya harus mengalaminya. iya, membaca kisahnya si George ini lah yang kumaksudkan.
  9. Benabook (Benazio Rizki) :: Catatan Harian — itu wujud Benabook yang sebenarnya. hanya saja Ilustrasi didalamnya itu yang membuat senang, senang, senang. kalau sedang ‘penuh’ aku pilih Buku yang didominasi gradasi warna Merah ini.
  10. Bandung Purba (T Bactiar & Dewi Syafriani) :: naaaah, kalau yang ini sih belakangan menjadi semacam ‘hampir wajib’ karena dijadikan referensi juga ketika akan menulis, ketika akan berkisah lewat Foto, atau ketika akan berkegiatan. supaya apa? supaya tidak bolak-balik menanyakan pertanyaan yang sama ke Pak Bach, hahahaha.

selesaaaaai ~,~/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s