mengabdi kepada Akar

“saatnya mengabdi pada Akar” — begitu aku membahasakan keputusanku beberapa hari sebelum Pagelaran Alit Karawitan Soran dan Tembang Suluk Pesisir PSTK ITB dilaksanakan di sebuah Sabtu Malam (22 Maret 2014). sudah bukan rahasia lagi kalau aku menolak latihan hingga berbulan-bulan (malah hampir mencapai setahunan). tidak sedikit yang kecarian, tapi aku tidak tergoyahkan. sampai datang saat aku menyaksikan sendiri Kawan-kawan Kecilku di Kelas Marlin begitu bersemangat menguasai Suwe Ora Jamu bersama seperangkat Gamelan di Laweyan. Angin Bandel ini tiba-tiba macam ingat pulang, macam mendapatkan satu “ting!” agar kembali latihan (nembang) ^_^

(foto dokumentasi Bram Palgunadi untuk TW 43 PSTK ITB)
(foto dokumentasi Bram Palgunadi untuk TW 43 PSTK ITB)

tidak masalah dengan beramai-ramai. tidak masalah pula Purnama sudah telanjur kembali setengah dan terlalu matang. rasanya seperti ada energi besar yang terluapkan. terlebih ketika ditemani aroma Dupa bersama Api Kecil yang membakar, Udara yang sempat tak bergerak, ramai Pepohonan, dan Bintang-bintang yang tak sungkan menampakkan diri agar gemerlap Malam.

ah ya, ada juga beberapa hal yang berhasil membuatku merasa lengkap meski tanpa kehadiran beberapa wajah yang kuinginkan — celoteh dek Rani, senyum dek Fitri, sapa Bram Kecil, centilnya si Nug, luwesnya Bakhti, tidur-tak-terbangunkan si Oziel, gantengnya dek Rasyid, galaunya si Ryan, semuaaaa semua seeeeemua, gaya selebritinya Pak Bram, plus ketambahan satu Bocah Mungil dengan ekspresi paling jujur ketika menerima satu tembang (itu “cincin” membuatnya tidak berkedip entah lewat berapa detik atau menit, lalu tersenyum, dan kemudian tergerak menabuh perangkat Gamelan terdekat dengan bunyi yang anehnya menurutku tidak lari dari notasi).

dan pada akhirnya ketika aku berhasil melewati minggu pertama (Sabtu dan Minggu lalu, 29 dan 30 Maret 2014) sebagai awal kembali seusai membolos begituuuu banyak latihan: terjadi duplikasi rasa senang! ~.~/

aku mulai membiasakan diri hidup beberapa jam sebagai “Ikan” di dalam ruang Sekretariat PSTK ITB yang baru (di Campus Center ITB – Sayap Barat), mulai membiasakan fokus di tengah keriuhramaian super duper ekstra dari berbagai unit kegiatan seni budaya, mulai kembali direkam progress mingguannya oleh Pak Bram. dan hasil pertamanya? emmm, silakan disimak saja. aku berikan link ke akun youtube Pak Bram ya. heuheu.

o iya, FYI: siap-siap tutup kuping di beberapa nada yang ngejuit! jangan lupa! ~3~ lalu FYI lagi: apakah rambut yang mulai memanjang itu tampak berdampak ya? *_*

ahahahaha. cukup. cukup. maaf aku malah mengganggu saja. silakan. silakan berkonsentrasi pada apa yang ingin disimak. doakan saja aku tidak lagi terserang malas latihan yang berlebihan yaaaa ~,~/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s