dan di dalam Hujan

aku menuliskan ini dalam perlindungan Hujan. tak sedikit pun kurasa butirannya melukai kulit tubuhku. tak sedikit pun kuterima rasa dingin menyentuh hidupku. tak pula kudapati mereka ditabrak-tabrak kendaraan dan tergilas roda-roda berkecepatan tinggi tepat di depan mataku. aku bahagia, melihat itu aku bahagia. setidaknya aku hanya melihat Hujan jatuh, lalu bersatu berlanjut mengalir jauh, dan tak ada kesakitan yang lebih dari saat mereka bertemu Bumi tanpa permukaan empuk. setidaknya aku terlupa bahwa ada murung yang membuatku tak bisa segera tidur.

aku menuliskan ini dalam pertaruhan hidup seluruh Butiran Hujan yang datang bertepatan malam melepaskan tua dan berganti hari baru. sekali lagi terdengar celoteh riang didekatku. sekali lagi tersampaikan banyak cerita yang sedari tadi tertahankan semata oleh Waktu. sekali lagi tak ada yang terterima sebagai tangis oleh sepasang telingaku. aku bahagia, berada di sini aku bahagia. sungguh terasa aku dihibur utuh, bukan hanya ditemani menyamarkan airmata yang mengalir dengan perasaan rusuh. dan hanya pantas ada banyak “terima kasih” untuk mereka yang tak pernah mengeluh meski tak henti menerima tuduh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s