(dan) diamlah

kau bisa membaca Kata-kata yang dirangkaian menjadi berbaris-baris Kalimat. kau juga bisa membaca Gerak yang dibekukan tanpa harus mengawang untuk mencoba mencerna atau malah sekedar menduga-duga apa makna dalam setiap rincinya.

mengapa harus terlalu suka bertanya jika sebenarnya kau akan menemukan jawaban itu dalam jerat diam beberapa masa? mengapa memilih untuk bertanya padahal sebenarnya kau punya cukup waktu untuk menelusuri apa yang ada di depan mata?

ssssttt. diamlah. baca, dengar, lalu sampaikanlah semuanya pada tiap butir Udara sekitarmu dengan diam yang terlalu jarang kau biarkan menjadi kaya. jangan cemas, Semesta akan menyambutnya dengan segala apa yang mungkin sama sekali tak pernah kau duga.

iya. diamlah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s