menemui Lelaki Kecil Tepi Langit

lama tak bersandar ke Tepi Langit. alasan sederhananya adalah aku tak mau membuat resah hati murni itu dengan sekian banyak hal yang terjadi padaku bertubi belakangan. ya, itu keputusan berat. rinduku padanya mungkin sudah sesak memenuhi Udara. tapi bagaimana pun Bocah selalu bisa membacamu tanpa kau bilang satu patah Kata apa. meski ia belum paham dan tak bisa membahasakan, aku memilih untuk tak mendekati agar jangan sampai tak tentram ia.

aku tak bilang aku sudah dewasa. aku hanya tak mau menyusahkan hati seorang Bocah ketika kami sudah tertaut tanpa pernah tahu kenapa bisa.

lalu kutemui ia kemarin di sebuah Senja Tua. sengaja tak berkabar agar bisa kutahu seberapa besar tekad dan kebandelanku di tengah kungkungan Kecepatan Kura-kura. setidaknya aku sudah mencoba memenuhi diriku dengan ruahan kasih sayang yang kupinta dari sekumpulan Pepohonan kesukaanku sebelumnya. aku terus sibuk membisikkan pada ruh-ku penuh harap.

jangan dulu meninggalkan aku sekarang. juga jangan ketika sedang bersamanya.

lama tak menikmati polah si Lelaki Kecil Tepi Langit. bulan belum sampai menggenap tahun, ia bertumbuh melampaui duga. caranya menyambut kedatanganku, meraih jemari tangan, lalu mengajak menuntun masuk ke dalam ruang mengingatkanku pada Tuan Bumi nun di sana. mengajak makan, mengajak menggambar, mengajak berbincang, mengajak bermain di Kamar Karpet, tanpa lupa bahwa kami punya Ritual Kesukaan: berfoto bersama. jangan tanya apa yang terasa, kami ini hanya sedang sama bahagia.

apa kau tahu? aku selalu rindu aromamu. meski perlahan tak ada lagi jejak bayi sibuk menggelayuti hidungku, Langit.

pagi ini Ibu Bumi menyampaikan, “K, sejak semalem sampe sekarang tole bicara sendiri kalu Tante Kuke besok pagi (pagi ini.red) bangun, mandi, pake baju pergi, terus pulang ke rumah eyangti (maksudnya maen ke rumah)..

terima kasih selalu ada. menungguku sabar dengan penuh percaya. juga karena memberiku Rumah Kecil untuk pulang. versi kecil dari Rumah Ujung Cakrawala.

(foto oleh Damdam dan Kuke)
(foto oleh Damdam dan Kuke)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s