rindu: Poseidon

aku masih ingat tiap kali aku mulai tak mau makan. Poseidon akan menggendong, lalu mendudukkan aku di pojok dapur Rumah Ujung Cakrawala. ia tak berkata apa-apa. jemari tangannya saja yang banyak mengungkapkan bentuk niat baiknya. memperlihatkan keajaiban-keajaiban hingga sebatang Daun Bawang pun tak merasa tertindas dihadapkan pada bilah Pisau yang tajam. memperlihatkan keajaiban-keajaiban hingga tiap butir Beras bersedia bernyanyi riang dalam jerangan sebelum kekal tertanak matang.

aku rindu padanya. iya. Poseidon yang itu, yang tak pernah kehabisan akal menghadapiku. apa ia akan mau datang? aku ingin sekali dijemput pulang.

Advertisements