buat Tuan Tak Bernama di sana

tidak lupa. hanya memilih mengucapkannya dalam diam lalu berharap mampu sekejap menembus lapis demi lapis Ruang Waktu agar tiba-tiba ada dihadapanmu, mengecup, lalu mengucapkan selantun “selamat ulang tahun”.

tidak lupa. hanya memilih merasakan detak-detak Semesta lalu berdoa agar tidak juga kau di sana merasakan rasa sakitku yang tak mau kunjung reda, melainkan tersenyum, melainkan dipenuhi tawa bahagia bersama orang-orang yang kau cinta.

tidak lupa. hanya memilih terlambat semua itu muncul ke permukaan. biar saja. tentu tak apa. kita punya cara sendiri merayakan kita di dalam Kapsul Waktu yang sengaja kita tanam tanpa bercita-cita saling melupakan.

cinta kita — yang tak mudah kita mengerti dan pasti tak akan dimengerti oleh siapa pun itu — masih hidup didalamnya. abadi adalah haknya.

(Clipart by Ron Leishman)
(Clipart by Ron Leishman)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s