menjadi Angin, menebar Racun

aku hanya berusaha terus melakukan yang aku suka. belajar, belajar, dan terus belajar. latihan, latihan, dan terus latihan. sudahlah karena memang aku suka, aku pun ingin bisa berbagi dan bercerita dengan sebaik-baiknya cara yang aku mampu, yang sungguh benar aku bisa: melalui karya Foto yang dipadu rangkaian Kata-kata.

dan jika itu diam-diam menjadi percikan Inspirasi. dan jika itu diam-diam menjadi percikan Inspirasi? eh?? wah, bagaimana bisa?!

meski rotasi pikir kulipatgandakan sampai puluhribuan kali, sepertinya aku tidak akan bisa menemukan sendiri jawabannya. aku ditempatkan sebagai pihak yang menginspirasi, tak mungkin bisa tahu pasti apa yang menjadi titik tolak mereka terinspirasi. ah, aduuuh, aku mulai merasa potensial tersambar gamang iniii >_<

memangnya apa yang menjadi bukti bahwa ada pihak-pihak yang terinspirasi oleh kebiasaan dan kesukaanmu sih, Kuk? ada?

ada. kalau tak ada ya mana berani aku sesumbar bicara. Guru-guru mereka (yang adalah Kawan-kawanku) sendiri yang menyampaikan padaku seada-adanya. awalnya kupikir “ah, mana mungkin aku. aku?“. tapi ya itu tadi, aku diberikan kenyataan seada-adanya sampai ingin mengelak pun tak bisa. eh, masih ingin mengelak ding. ketiga Remaja 2 SMP itu luar biasa! begitu bercerita! bagaimana mungkin terinspirasi, tertular, teracuni olehku? karya mereka lebih keren menurutku! sejujur-jujurnya kusampaikan itu ~_~

karya ketiga Remaja itu seperti apa, Kuk? bisa kau perlihatkan?

tentu. akan kutunjukkan dengan senang hati. karena bisa jadi (saat ini) hanya itulah yang bisa aku lakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap keluarbiasaan mereka ^_^

adalah Kinan yang menggambarkan kesengsaraan yang datang pasal mahalnya seporsi Nasi Lengko (FYI: 10ribu rupiah harganya) dalam sebuah Esai Foto berjudul “Surga Sesaat Kami”. selidik punya selidik, ternyata pada saat itu ia dan Teman-temannya sedang ditugaskan blusukan oleh para Kakak Guru di sekitar Pasar Baru dan Pecinan Lama. uang saku yang jadi perbekalan mereka hanya akan sisa 5ribu saja jika mereka menuruti lapar tanpa pikir.  aduh, dipikir-pikir jadi kasihan. semoga pada saat itu tidak seorang pun dari mereka jatuh pingsan karena kelaparan >_<

Surga Sesaat Kami - Kinan (foto oleh Taufanny Nugraha)
Surga Sesaat Kami – Kinan (foto oleh Taufanny Nugraha)

lain Kinan, lain pula Rico. dalam rangkaian blusukan ini sepertinya mereka juga mampir ke Pabrik Kopi Aroma milik Om Widya dan Rico berhasil menangkap Cerita Waktu yang dihadirkan oleh Mesin-mesin Tua di sana. proses pengolahan Biji-biji Kopi itu tampak membekas dihatinya. dituangkan dalam sebuah Esai Foto berjudul “Sekilas Masa Lalu”. andai barisan Kata-kata yang merupakan hasil kontemplasi Rico dihilangkan dari esai tersebut, sepertinya aku akan tetap suka-suka-suka. hasil tangkapan matanya begitu mengena kurasa.

Sekilas Masa Lalu - Rico (foto oleh Taufanny Nugraha)
Sekilas Masa Lalu – Rico (foto oleh Taufanny Nugraha)

terakhir adalah Mutia. dalam Esai Foto berjudul “Perasaan yang Sama” bagiku mata Mutia adalah mata yang perhatian pada Kawan-kawannya. dan kelelahan mereka selama blusukan bisa jelas terbaca dari ekspresi yang tampak. si Pemotret pasti sama kusut dan lelah seperti ketiga lainnya, tapi dia tetap memotret! nah, istimewa kan?

Perasaan yang Sama - Mutia (foto oleh Taufanny Nugraha)
Perasaan yang Sama – Mutia (foto oleh Taufanny Nugraha)

bagaimana? bagaimana? sungguh lebih keren kan hasil karya ketiga Remaja tersebut? aku saja kagum. jadi ingin segera kenal mereka. berharap Januari tiba lebih cepat dari semestinya >_<

namun kembali lagi pada apa yang masih belum bisa aku mengerti: bagaimana bisa aku dinyatakan menginspirasi? Racun macam apa yang tanpa sadar telah kubawa mengAngin? selama ini yang aku pahami hanyalah berusaha terus melakukan yang aku suka. belajar, belajar, dan terus belajar. latihan, latihan, dan terus latihan. sudahlah karena memang aku suka, aku pun ingin bisa berbagi dan bercerita dengan sebaik-baiknya cara yang aku mampu, yang sungguh benar aku bisa: melalui karya Foto yang dipadu rangkaian Kata-kata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s