Pagi. Purnama membangunkan aku.

Purnama membangunkanku untuk mengabaikannya. terus saja dibalikkannya tubuhku agar menghadapi Timur Laut. terus saja dikatakannya betapa indah punggungku yang tekun menekuri Tarum perlahan mendampingi terbit Matahari sampai jelang kecerahan benderang Biru.

“lihat, siapa yang tengah mengawasimu pula dari Jupiter sana, Mungil. beri ia kesempatan mencermati gerak-gerikmu. kemarin yang sudah hilang tanpamu itu, ia bilang sungguh rindu.”

Purnama tak bersegera meninggalkan sendiri digigit gigil Pagi. terus saja dibelainya sepanjangan ruas tulang penyanggaku. terus saja disenandungkannya harapan berjumpa lagi tanpa mau terikat sendu.

“pernahkah kau terpikir bahwa ada yang diam-diam mengagumimu di luar Bumi ini, Mungil?”

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)

– – – – – – –
22.08.2013 05:36:38 WIB. Bandung. Timur Laut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s