dalam Purnama dan kita tengah bergegas

mungkin kau tak sempat melihat tepat di sisi Timur ketika Langit mulai mengekal gelap. Jingga Purnama membulat utuh dan tanpa sengaja kita telah merayakannya. dengan sebuah pertemuan, dengan berlapis-lapis senyuman, dengan lebih dari selambaian cerita-cerita berlarian, dengan detak-detak yang terus mengingatkan bahwa kita masih berada dalam Arena Pacuan di mana Waktu tak akan mau mengalah meski atas alasan kebutuhan kesetimbangan.

mungkin kau tak akan sempat pula melihat sebentar ke sisi Timur ketika Langit bergegas akan kau tinggalkan. Jingga Purnama hanya akan tersenyum arif menyaksikanmu kembali berkutat dengan perkara penyelesaian, penyelesaian, dan penyelesaian. tak banyak yang bisa aku katakan, tak banyak pula yang bisa aku lakukan, adanya aku sibuk memenuhi Udara dengan segenap apa yang aku punya biar kau semata terselimuti keberkahan juga kekuatan sampai berakhir semua yang perlahan bagiku malah semakin tegas menjadi siksaan.

mungkin kau tak akan sempat menyisih ke tepi jendela, menghadap Timur, lalu menemukan aku menjelma sempurna Candra. namun tak apa, selalu akan ada ruahan sabar juga setia yang niscaya akan menambah cemerlang Jingga hingga sempurna keemasan lah Purnama. aku percaya. nun dihatimu pun telah kudengar percaya. diam-diam kita punya.

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)

– – – – – – –
21 Agustus 2013. Purnama tepat di 15. Tuan Bumi & Angin Laut di tengah gegas 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s