Farras

namanya Farras. anak tetangga sebelah rumah Tante Unin (tepatnya kiri persis) di Semarang. pagi itu tiba-tiba saja aku melihatnya tengah bermain di Kolam Ikan dalam rumah ketika aku baru saja bangun tidur. lalu tiba-tiba saja ia sudah menyapa dengan sebuah dorongan tangan bertenaga kecil ke tubuhku yang diikuti senyuman mengajak bermain. ketika aku berbalik ingin menanggapi, ia malah keluar kabur 🙂

Farras tidak bersuara. ternyata ia yang tampan itu tak bisa mendengar juga tak bisa bicara. kami bercakap-cakap dengan ekspresi wajah dan sentuhan tangan saja. begitu pun jika ia mengajak Tante Unin atau orang-orang lainnya berkomunikasi. aku tentu tak mau lupa wajahnya, maka bergegas mengambil Niki untuk bekerjasama. dan mau tahu reaksinya ketika tahu aku memotret diam-diam? ia senyum-senyum manyun, malu, tapi suka, lalu lagi-lagi kabur 🙂

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s