shock-therapy!

baiklah. sudah tetap anggap saja hari ini sebagai hari penuh berkah. memang mengejutkan. jelas bukan termasuk hal yang menyenangkan. iya sangat tidak nyaman. kesempurnaan menghadapi pun belum kesampaian. namun setidaknya ini sudah jadi shock-therapy yang lebih dari baik. butuh penyesuaian ekstra, tapi sudah berhasil tidak sampai pingsan pula.

kau tak akan pernah bisa membayangkan naiknya rasa mual hingga ingin melebihi pemuncakan. kau tak akan mudah membaca setiap titik keringat membasah dan dingin yang menutupi kewarasan untuk bertahan. kau bahkan mungkin luput melihat berapa kali aku mengambil inhaler untuk kemudian menyemprotkan “keselamatan” bagi kesinambungan nafas. kau tak akan pernah paham!

maka ingatlah baik-baik apa yang telah Dewa Bumi sampaikan padamu barusan, Angin. maka jangan pernah melupakan bahwa “ketenangan menghadapi” lah kuncinya. anggap saja kau tengah menghadapi kebuasan Alam Liar dengan ancaman mematikan di mana-mana. jangan terlena karena tak selamanya kau hanya bisa terus berlari menghindari semua. yakinlah, kalau itu kau, pasti bisa. karena kalau itu kau, pasti akan menemukan cara untuk menyikapinya dengan tetap baik, lebih baik, terus baik, selamanya baik.

aham sukhito homi. niddukkho homi. avero homi. abyapajjho homi. anigho homi. sukhi attanam pariharami.

semoga aku berbahagia. terbebas dari derita. terbebas dari permusuhan. terbebas dari penyakit. terbebas dari kedengkian. terbebas dari penderitaan tubuh dan pikiran. semoga aku mampu menjaga diriku sendiri.

aku sadar Tuhan tak pernah tergesa-gesa. aku sadar Tuhan pasti memaksudkan semuanya. aku sadar Tuhan selalu menjagaku dengan cara yang memang tidak selalu bisa dengan mudah aku suka. aku hanya perlu memaknai. lalu masih harus banyak belajar lagi. meski bukan berarti Tuhan ingin aku entah jadi apa yang belum juga bisa aku mengerti. meski bisa jadi semua tidak perlu menjadi benar-benar berarti.

lihatlah Tuhan dalam wajah Malam, Angin. ajarkan pada Tubuhmu tentang cara melupakan, melepaskan, memaafkan. ajarkan pada Tubuhmu bahwa apa yang ingin kau capai tak akan pernah sempurna dicapai dalam benaman kemarahan.

aham sukhito homi. niddukkho homi. avero homi. abyapajjho homi. anigho homi. sukhi attanam pariharami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s