aku rindu Cookies buatanmu

sebaiknya jangan ditanyakan kapan tepatnya, karena aku juga sudah lama lupa selain Ramadhan lah bulannya. ya, itu, pertama kali kenalnya kita. tapi aku masih ingat di mana, ketika berkegiatan di komunitas apa, dan seperti apa saat itu kau habis-habisan menahan memerahnya wajahmu karena diprospek dan digoda mutlak oleh seorang Nona Mungil, hahaha. ~,~

Air, kedatanganmu yang dihiasi atribut “lulusan magister mancanegara” plus label khusus “beasiswa” rupanya menjadi magnet kuat di balik tampilanmu yang bersahaja.

tapi jika aku ditanya apa yang paling aku suka dari kamu, tentu jawabannya bukanlah magnet spesialmu itu, Air. sama sekali bukan. akuuuu, aku jauh lebih suka dengan sudut-sudut pengambilan foto yang kau putuskan. lalu aku jauh lebih nyaman ketika kau ujung-ujungnya malah jarang memanggilku dengan nama yang biasa orang-orang gunakan melainkan Angin, terlebih jika kau mendapati aku sedang dalam kondisi “ajaib internasional” o_0

ya. Angin. kau bersedia memanggilku dengan nama yang aku sukai. sementara aku kadang memanggilmu Air sebagaimana juga kau sukai, meski kadang jail mengubahnya jadi Umiumi yang tak sekeren Mizu-sama, heuheu.

apa yang kemudian membuat kita berteman, entah sudahkah bersahabat atau masih di luar pagar, semata karena sadar-tak-sadar kita suka memaknai beberapa hal dan menikmati sekian perjalanan dengan cara yang kurang-lebih mirip ternyata.

hanya, belakangan baru sangat sangat sangat aku sadari, Air, ada satu hal yang diam-diam aku rindukan. itu pun sudah aku reduksi paksa dari setumpukan, karena aku punya janji pada diri sendiri untuk tak lagi membuat kekacauan. dan Ramadhan ini sungguh saat yang tepat sebagai pemuncakan bahwa: aku rindu Cookies buatanmu, Umiumi! >_<

yang Coklat. hanya yang Coklat. itu yang paling aku suka dari sekian rasa yang aku pilih-pilih untuk dicoba tahun lalu. aku rindu ngemil setoples Cookies Coklat sembari menghabiskan salah satu jenis liburan yang bisa dibilang kurang aku suka.

nun di dasar hati ini entah kenapa aku masih punya keyakinan bahwa setiap keping Cookies itu kau buat dengan bahagia, Air. karena kau suka melakukannya, suka menghabiskan waktu untuk mengerjakannya, bahkan jangan-jangan memang itulah yang paling ingin kau jadikan selamanya ~,~/

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)

sebaiknya jangan ditanyakan kapan tepatnya, karena aku juga sudah lama lupa selain Ramadhan lah bulannya. ya, itu, pertama kali kenalnya kita. bukan disengaja pula jika ternyata bertepatan di Ramadhan aku menyadari sudah kehilangan sesuatu yang tahun lalu tak aku permasalahkan ketika harus kuhabiskan sendirian semua. sesuatu yang berkaitan erat denganmu.

bertoples dan berkantung Cookies dalam aneka rasa produksi rumahan yang sangat aku suka. utamanya yang Coklat! jangan lupa: yang Coklat! itu paling paling utama ~3~

dan jika saat ini aku ditanya apa yang paling aku ingin utarakan padamu, juga diam-diam berharap itu menjadi kenyataan yang kau sambut dengan wajah bahagia, sederhana saja: “kapan bikin Cookies lagi, Mizu-sama? aku rindu Cookies buatanmuuuu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s