merasa dicintai

tadi, si Ibu Penjual Makanan Langganan menyambutku dengan senyum. tanpa aku banyak bicara, dia sudah memutuskan bahwa menu makan malamku kali ini harus Soto Ayam (dengan cuilan daging kecil-kecil) lagi. “pasti masih sakit tho itu buat makan? Soto aja ya, Neng. Lele-nya nanti-nanti dulu.”, begitu katanya.

aku hanya bisa menjawab dengan senyum. sebenarnya tak ragu juga bahwa sudah terselip haru. aku mengangguk sambil diam-diam merasa dicintai. terlebih ketika jemari tangan-tangan si Ibu meracik dengan bahasa kasih 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s