buat Matahari

hai, Matahari, selamat pagi ^_^ terima kasih sudah menjemputku dari gigil kegelapan. tahukah kau, semalaman aku di sini mendengarkan Pinus dan Rerumputan mendongeng sekian kisah bijak. mereka bilang, “meski berat, Angin, tak boleh ada luka yang membuatmu mati dengan mudah. kau lebih dari yang pernah engkau sendiri kira. masa kau tak mau percaya?”

nah, Matahari, tolong biarkan aku meresapi hangatmu dulu, setidaknya untuk mencairkan tumpukan es di kaki. aku mau pulang ke kamar ku yang berantakan, bersembunyi di balik selimut berpelukan dengan Ndut dan si Marun, menunggu seseorang datang.

Matahari, aku juga sayang padamu, sebagaimana pada para Pinus dan Rerumputan itu. aku menunggu masa Gerhana biar bisa bebas memelukmu bersama Bulan yang tulus bersabar.

– – – – – – –
*dalam Pagi, seusai menyepi, menenangkan diri sendiri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s