Bimo

bukan karena ia maka aku Angin, meski dalam kisahnya ia adalah satu dari sejumlah putra Sang Angin. dan ketika ternyata ada buruk yang mengimbangi kebaikan-kebaikan yang ia miliki, bagiku kami tetap saling menyukai — sebagai sesama Angin.

– – – – – – –
dipotret Pak Bram. diutak-atik si Kuke. disetujui Bimo.

(foto oleh Bram Palgunadi)
(foto oleh Bram Palgunadi)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s