rindu

Laut kini selalu datang di setiap kukatuptutupkan nyaris bersamaan sepasang kelopak mataku. jantungku bergemuruh, darahku memanas: rindu.

aku sudah termimpi lembut senyuman Batari Ibu mengantarkan tidur menjelang pergantian umurku. aku sudah dirasuki aroma sajian spesial Poseidon yang tak pernah tak lezat itu. mereka berdua bahkan sedang melatih para Camar Laut agar bersedia rukun dengan Angin, Awan, Gelombang, pun segenap Tetangga-tetangga sekitar Rumah Ujung Cakrawalaku.

Laut kini setia membayang di setiap tautan yang berwajah melangit itu. airmataku meruntuh dari sela-sela benteng ketegaranku: sangat rindu.

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s