ketika matahari bicara berhenti

siapa yang sesungguhnya memberitahu apa yang masih bermakna dan apa yang sudah tidak bermakna? siapa yang sesungguhnya menyatakan apa yang mampu menggetarkan dan sudah tidak lagi menggetarkan? semata nyata atau semata prasangka?

paripurna tiba ketika Waktu tik-tak-tik-.. -.. -.. sudah benar-benar tak bersuara, sudah enggan cerewet menimpali Keheningan sekaligus Kehirukpikukan Dunia, mbak 🙂

maka, menurutku, selama dia masih ceriwiiis terus, bahkan di tengah hening yang paling angkara; nah, belum ada yang harus dihentijauhkan dari polah Pelatuk Upaya.

berhenti itu nanti, pada saat kembali. kembali itu pasti, meski tidak dinanti. kapan? biar saja itu menjadi misteri. dan apakah misteri adalah alasan yang tepat untuk berhenti? 🙂

– – – – – – –
matahari adalah seorang ‘kakak perempuan’ yang aku kenal dalam sebuah Perjalanan. dia begitu cantik dengan caranya, juga kuat lebih dari siapapun (bahkan dirinya sendiri) kira.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s