Doa Ibu Penyu

berjuang adalah kata yang melekat kuat dalam kehidupan kaum Penyu. para ibu membutuhkan cukup tenaga dan cukup ketenangan agar dapat bertelur dengan baik. tak hanya itu, mereka pun harus sangat yakin dalam menetapkan tempat untuk menitipkan telur-telur mereka di daratan. sudah bukan rahasia lagi kaum Manusia sangat suka mengambil keuntungan tanpa bersedia mempertimbangkan apa yang akan dihadapi kelak sebagai akibat perbuatannya. Telur-telur Penyu yang dipercaya memiliki khasiat tertentu sering menjadi incaran, selain daging serta cangkang cantiknya.

kini, tatkala malam semakin beranjak menuju titik tertinggi, ketika telah lebih dari sebatas puluhan menit Ibu-ibu Penyu datang ke tepian Pangumbahan untuk menitipkan anak-anaknya, para ibu lama terdiam. larik-larik terbisik adalah Doa-doa panjang penuh harapan keberkahan dan keselamatan. sesaat sebelum beranjak meninggalkan anak-anaknya, dititipkanlah pesan bagi Pangumbahan agar menjagakan seluruh yang ditinggalkan sampai tiba masa mengoyak cangkang dan melanjutkan perjuangan menuju lepas Lautan.

– – – – – – –
Pantai Pangumbahan, Ujung Genteng, Sukabumi Selatan – 23 Mei 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s