aku tahu kau pasti tak akan marah akan aku dan Hujan

aku tahu kau pasti tak akan marah meski melihatku bergelimangan Hujan dan sepenuhnya basah tanpa menyediakan banyak alasan. adanya kau malah bersegera mengambilkan selembar Handuk kering dari dalam almari, lalu menungguku berhenti karena sadar dingin sudah menggerogoti. masih akan sempat kau nyalakan Pemanas Air dan menyiapkan Ember Merah Besar di atas bak mandi, semata menyempurnakan persiapan pemulihan aku yang perlahan membiru namun tak suka cepat-cepat berhenti mengakhiri riang.

aku tahu kau pasti tak akan marah meski kecemasanmu terbaca dari keenggananmu meninggalkanku untuk duduk manis ngemil Klepon di depan Televisi sambil menyimak Berita yang engkau suka. adanya kau bersandar di Rangka Pintu, tersenyum mengamati, tak terbersit merusuhtimpali. semuanya seakan tampak terlalu diam dengan kita berdua sebenarnya berdekatan Hujan. keheningan riangku hanya kau biarkan tumbuh menjalar sampai aku sendiri yang menghambur dalam pelukmu mengharapkan hantaran kehangatan.

aku tahu kau pasti tak akan marah meski sudah semestinya pula aku mulai mendengarkan permintaanmu yang demi kebaikanku juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s