jangan kita..

jangan kita saling melupakan, Langit — sebagaimana tertoreh dalam Titah Semesta, seadanya terpatri pada Inti Nyawa. seiklasnya kita menyunggingkan senyum tepat di atas rentang Pelangi yang jadi jembatan berdua, lalu melambaikan tangan sebagai penanda akan kembali lagi terbit pertemuan di saat berikutnya. jangan kita saling melupakan, Langit. jangan. meski tak satu pun Tanda Seru menegaskan atau semata jadi bayang-bayang.

– – – – – – –
*inspirasi: Damar Tepi Langit dan Don’t You Forget About Me (Era)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s