tik tak tik tak cletakkkk

eh? iya, Pak. kebetulan memang otak saya sudah ketinggalan di lemari lab sejak enam tahun lalu, Pak. sumuhun, Pak. hehehe, memang sering lemot, Pak. iya. pencangkokan Otak Einstein? ah, tidak perlu, Pak. saya mah biasa-biasa saja. iya. silakan, Pak. oooh, belum, saya belum pernah jalan-jalan sebanyak Bapak. nanti, tunggu ada yang bayarin saja, Pak. Eropa? waduh, takut saya, Pak, ada musim dinginnya. saya tidak kuat dingin. iya. iya. memang penyakitan dari kecil, Pak. hahaha, iya, makanya saya yang biasa-biasa saja. emm, baik, Pak. iya. terima kasih, Pak. iya. benar, Pak. iya, saya beruntung bisa diajari langsung oleh Bapak. iya. iya. baiklah. terima kasih lagi, Pak. ah, tidak, Pak, tidak ingin jadi bos-bos begitu itu lah si saya mah. eh? bukan, Pak. tidak. ah? bukan, Pak. saya cuma mengikuti kata Einstein saja. eh? ada, Pak. ada. beliau bilang begini: only a life lived in the service to others is worth living. saya mau layak, Pak. makanya itu saya turuti ~_~

– – – – – – –

*sabar itu sampai mati, kuk. bapak itu tadi buat ujian di siang benderang begini kan bagus, heuheu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s