menemukan Ayaskara

1/

namaku Angin. aku bertemu Ayaskara dalam warangka pada sebuah perjalanan. ia merontakan kebebasan, aku tergoda melepaskan. di mana Tuan Bumi? aku kehilangan pegangan bertanya.

namaku Angin. aku bertemu Ayaskara tepat ketika aku kehilangan Bintang di pergelangan. ia menyampaikan kehangatan, aku tak kuasa mengabaikan kelembutan. di mana Tuan Bumi? pertahanan rindu ini macam kehilangan daya bertahan.

namaku Angin. entah kenapa aku yakin ia di hadapanku ini adalah Ayaskara. Bintang di pergelangan yang hilang menjadi pertanda.

..

2/

Ayaskara merasuk hingga darah. Ayaskara mencinta hingga jiwa. Ayaskara datang begitu tiba-tiba. itulah kenapa ia kunamakan Ayaskara. hadir ia menampakkan wujud nyata. Ayaskara membiarkan pundakku berdampingan dengan bahunya. dan di ini Purnama, di mana gerangan Ayaskara menggambar bayangnya agar dapat kutemukan? Ayaskara. Ayaskara.

..

3/

*euuummm.. belum terlintas kelanjutan ceritanya*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s