perihal: jengah

hal yang mulai mengusik itu adalah ketika Manusia sibuk menterjemahkan Hujan sebagai Tangisan Langit, segala macam Bencana sebagai bentuk Amarah, Putaran Akbar Angin sebagai Maut yang mengintai. aku jengah. apa hanya sebatas itu yang bersedia Manusia ketahui dan pahami perihal Kehidupan-kehidupan lainnya di Semesta?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s