“Bu, mau matiin lampu.”

ketika sedang hening-hening menjiwai remedial, terdengar ketukan di pintu kelas. begitu pintu dibuka, muncul Pak OB yang biasa bertugas di lantai dasar.

“Bu, mau matiin lampu.”, katanya.

tanpa pikir panjang si aku menjawab, “oh, silakan, Pak.”, meski sebenarnya agak bingung juga kenapa harus mematikan lampu (MacLaurin belum disinggahi sinar penuh Matahari).

kemudian si Pak OB tidak segera mengarah ke tombol lampu yang kebetulan bersisian dengannya, sekali lagi ia berkata, “bukan, Bu. ini mau matiin lampu. komputernya dimatiin dulu.”.

eh? aku agak bingung. bukannya akan mematikan lampu? emm. emmm. euuu, ahaaa, untungnya tak perlu berlama-lama, aku segera mengerti, “oooh, iya, Pak. nuhun.”, tanpa lupa melengkungkan senyum.

Pak OB segera berlalu, pintu tertutup kembali. ia sebenarnya bermaksud mengabarkan bahwa akan ada pemadaman listrik darurat di kampus. hanya saja, mungkin karena sudah terbiasa, ia menyatakannya dengan “matiin lampu” ~_~

– – – – – – –
live-report  di tengah ujian remedial APStD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s