menghayati Teluk

di sini bisa kau dengar damai. satu-satunya riuh adalah kecipakan Air yang jarang berubah deru Gelombang. tak ada yang menggegas kau bernafas. tak ada yang menggegas kau mendahului Waktu bertitah. semuanya tak meminta kedatangan segala keberlebihan yang meruah. yang ada hanyalah ada tanpa banyak tuntutan rupa-rupa. begitu saja.

– – – – – – –
dalam kenangan akan sebuah Teluk di Kiluan, Lampung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s