teruntuk Hutan di harinya yang juga milik Puisi dan Hening

hari ini Nona Kabut tak datang. katanya dia sedang enggan. kabarnya dia tak mau tampak seperti penghadang manakala semestinya Hutan dipenuhi keriangan dan para Pemuda Pohon tak beralih pandang.

dibujuknya Biru Cerah Muda dan Matahari agar lebih lama bertandang. sebelumnya sudah pula dia mewarta Angin agar tak alpa merumahkan Nada di setiap lembar Rerumputan mulai dari arah gerbang menuju dalam.

Mantra Kehangatan telah didendangkan. Mantra Kehidupan telah diudaralangitkan. sejatinya kebahagiaan dan kedamaian akan mampu hidup lebih dari sepanjang nafas Zaman.

– – – – – – –
*teruntuk Hutan di hari keriaannya kini yang ternyata bertepatan dengan keanggunan Puisi. seDunia. mereka bersama. dalam Hening yang ramai ~,~/

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s