satu Senja di dekat Rumah itu

Senja menetapkan pelukan Langit dan Pepohonan itu pada sebuah Rumah yang sepi dengan kekuningan berasal dari lampu. dari kejauhan aku mendengarkan ketiadaan yang melenguh penuh. entahlah bagaimana membahasakan segala apa yang tercerna mata dan hatiku. entahlah bagaimana agar cemas tak terusik perlahan tumbuh. satu yang aku tahu, ini masanya membiarkan kesemuanya tak berada di bawah kendaliku. seulas senyum kugamit berlalu, dan Senja membiarkan kedua mataku merengkuhi selamat jalan dari sepasang mata milik Rumah itu.

– – – – – – –
17.03.2013 – 18:18:43 WIB – bersama si Hitam di pinggir Ganesha

(foto oleh kuke)
(foto oleh kuke)


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s