selintas

selain Nasi Goreng dan Telur Ceplok yang kuimpikan dimakan bersama dengan Tuan Bumi di tidur sebentaran tadi, bangunnya aku malah terpikir begini: “jangan-jangan, dulu, ketika Tuhan memutuskan mengizinkan aku lahir dengan jumlah Sel-sel Pembentuk yang sangat tidak tepat, Ia menggalang kekuatan seisi Semesta hingga semua bersedia dengan rela membagi apa-yang-mereka-punya-dan-tidak-aku-punya. lalu, begitu menemukan ketidaksempurnaan masih terus mengikuti, Tuhan menyematkan sekian helai Benang Merah yang terikat dengan penuh rahasia (entah ke apa-siapa-saja) agar kelak aku tetap baik terjaga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s