Kepiluan Rahwana

Sekretariat PSTK ITB selepas Maghrib. akhirnya (sejak sekitar pertengahan Desember tahun lalu mulai berlatih) aku punya keyakinan & keberanian untuk nembang sendiri. padahal sepanjang latihan kali ini tidak sedikit pun Pak Bram menanyakan secara halus seperti biasa, “gimana? berani sendiri?“. kali ini aku yang meminta. kali ini aku yang bersedia. sementara Pak Bram tersenyum riang seperti banyak biasa, memainkan Gender Barung Laras Slendro dengan caranya.

pilihanku jatuh pada satu tembang yang bisa dinyatakan pertama kali dikenalkan di awal-awal latihan Sulukan. entah kenapa. tapi aku bisa memastikan semata bukan karena maknanya. aku menyukai padu-padan Nada di dalam tembang tersebut. ketika Pak Bram kemudian menceritakan perihal sana-sininya, aku cukup terkejut juga. sungguh pilu. bahkan Rahwana bisa seperti itu.

kingkin saya markiyu..  rinasa saya karasa.. 

harus aku akui, bukan hal mudah menjangkau semua tinggi Nada-nada pembentuk lagu ini. meski aku sudah tahu bagaimana caranya bernyanyi, meski aku sudah mulai paham bagaimana mengelola kecukupan nafas, tetap saja masih ada cela di sana-sini. namun yang terlontar dari mulut Pak Bram hanyalah sebentuk puji. belum lagi kemudiannya tanpa merasa perlu menutupi, Pak Bram mengakui beliau sampai mbrebes mili, terharu mendengarkan rekaman debut nembang ku berkali.

16 Maret 2013. Pak Bram sama bersepakat denganku untuk menandainya sebagai tanggal penting karena telah terjadi satu hal penting. terlepas akan mengarah jadi apa nanti, aku tidak ingin kehilangan rasanya menikmati setiap kali berada di tengah pusaran Nada-nada yang diudarakan Gender dan Rebab setiap kali aku berdiam belajar di ruang PSTK bersama seluruh adik-adik di sini.

mung sira pepujaningsun.. sesotya pindha pepadhang.. jroning kalbu salawasnya..

Sendhon Tlutur Gagrag Pesisir Jugag — Sendhon, Laras Slendro Pathet Nem: kepiluan Rahwana perihal rundung kedalaman sebuah cinta bertepatan duka kehilangan adik yang diam-diam disayanginya. jika kemudian kisah ini dapat tersampaikan dan bisa dinikmati nun di dalam hati, sungguh: terima kasih ~_~

..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s