Puisi Cinta Pantai Jati

untuk Tuan Bumi

ini adalah masa ketika aku menunggu Senja yang butuh seratus dua puluh menit kedepannya. ini adalah aku yang bersikukuh menangkapkan Cinta dan menjadikannya berharga. aku turut apa kata Roh Penjaga Lautan yang singgah ke Pantai, aku menghembuskan Doa-doa di setiap lembar Daun yang kutemukan di sana. kesemuanya adalah untukmu, untukku, untuk kita.

– – – – – – –

Pantai Jati, Tuapejat, Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai
19.02.2013 – 17:03:26 WIB bersama Niki

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s