ia membawaku pulang

aku masih ingat ketika melepas seekor Tukik di Senja yang syahdu. aku menitipkan salam untuk Batari Ibu, Poseidon, dan Rumah Ujung Cakrawala-ku. lalu kemudiannya aku tahu ke mana ia membawa sekerat jiwa yang kulekatkan di tubuh mungilnya itu. ke sana, pulang, pada semua yang sudah lama menunggu. ~_~

photo-courtesy: National Geographic
photo-courtesy: National Geographic
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s