ia datang menyapa Rindu

ada yang tepat datang menyapa Rindu, menguapkannya dengan perbincangan juga tawa canda menghangatkan seusai Angin memegahkan Hujan yang sama sekali tak syahdu. dinding-dinding Jiwa yang sebagiannya masih dihiasi Jejak Kering Darah pelan-pelan dipulas warna baru yang menjelma Cerah Biru mengalahkan Basahnya Abu-abu. kau ada didekatku. baru saja datang dan menebarkan aroma yang telah hilang dari keseharianku lewat dari seminggu. aku membiarkan saja diri menikmati kesemuanya itu. satu yang paling aku suka, selalu saja: senyummu *_*

Tuan Bumi, terima kasih sudah meniadakan Rindu untuk Kerinduan-kerinduan baru ~_~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s