dirimu

degup lembut terdengar dari situ. meski berlapis, sungguh tak mampu mendustai telinga Waktu yang kemudian berujar padaku akan satu hal yang lebih banyak kau nyatakan dalam Ada, bukan ruahan Kata melulu.

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s