ketika Hujan adalah Saksi bahagia

Hujan memang bukan milik kita. tapi sepanjangan hari itu, mereka menjadi Saksi dari sekian bahagia yang mengalir lamat-lamat, sempat terganggu tanya dan ragu, namun menguat kemudiannya. tak mau mengira-ngira di mana Ujung Pelangi-nya, bahkan jika ternyata faktanya sungguh tak terhingga. sekali lagi: terima kasih bahagianya buat kau yang masih belum bisa kuberi nama ~_~

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s