Kiss Me Before Flight

Sabtu adalah hari. aku bangun terlalu dini hingga sulit untuk tidur lagi. sudah bersiap-siap begitu Waktu semakin jauh dari pukul 4 dan aku lebih memilih tidak benar mandi. meninggalkan kamar (masih) ternyaman sedunia, melesat bersama Angkot menuju Kalapa lalu celingak-celinguk menunggu Angkot berikutnya yang menuju Soreang. aku ada janji Sabtu ini, pagi-pagi sekali, dengan Pak Bach (lengkap: T. Bachtiar) dan sekian macam gambaran juga kemungkinan apa yang akan terjadi. di Musim seperti ini, dengan Angin Barat yang yah aku sudah tahu sendiri.

Sabtu adalah 12 di 2013 punya Januari. Impian dan Cita-cita jadi Pilot yang biasanya terlampiaskan di (semacam Pewakil) Flight Simulator seperti bangkit lagi. aku memang tak sedang disinggahi rezeki bisa ikut meLangit (meski aku puas benar menikmati si Pagi Langit dari landasan, lengkap dengan Angin menemani) bersama Pak Saleh (lengkap: Saleh Sudrajat) sebagaimana Pak Bach. tapi aku yakin, nanti akan meLangit dengan Pesawat Trike ini. aku sudah duduk didalamnya, sudah menyentuh tubuhnya, sudah pula titip pesan lekat-lekat padanya — si Putih dengan gantungan di Kunci bertulis: KISS ME BEFORE FLIGHT.

(foto oleh Kuke dan T. Bachtiar)
(foto oleh Kuke dan T. Bachtiar)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s