00:56:42 — Rp. 3900

Bintang selalu ada di situ,

dan ia tak suka Merah-Jambu-penuh-kejut. membuatku mencari tahu di mana Pasar Pamoyanan itu, lalu ya sudah, begitu. dengan Emas yang malas diakui, dengan Muda yang selalu lebih menyenangkan hati. mendengarkanku bercerita dari sudut ke sudut, dengan atau tanpa jeda, dengan diakhiri tawa atau justru serentetan panjang kata per kata sebagai bentuk kegalakan yang tak pernah diakui. masih saja selalu ada di situ, entah sampai kapan bersedia selalu ada di situ, menjadi senyum tawa juga sedikit airmata karena ternyata aku rindu seusai 365 + 366 hari berlalu sejak pertemuan terakhir itu. selalu berakhir tanpa suara, tertidur, macam dialiri pengantar dengan seluruh utuh ceritaku. menjadi rambu, mengingatkan dengan sederet lembut “selamat tidur” sembari memejamkan mata dan berdoa terlebih dulu. seselip terbaik di antara terbaik lainnya dalam doa itu entah kenapa aku sudah tahu, pasti untukku. selalu ada di situ, beranjak namun tak pernah jauh. menjaga dengan cara yang bahkan selalu terakhir baru aku tahu.

dan kali ini aku mau turut apa katamu. tidur. karena sudah waktunya. untuk tidur. biar cepat sembuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s