[kontemplasi]

jika orang senang sekedar datang, singgah, lalu pergi, ya biarlah. bahkan meski itu ternyata sering sekali terjadi bahkan terendus berlangsung abadi, jangan marah. ikuti saja laju Waktu, kelak kau akan pahami tak perlu terus meragu mana yang mesti kau tahan dan kau kurung agar tak lagi-lagi hilang pergi. hadapi saja skenario Tuhan-mu tanpa terlalu banyak bersangka juga berstrategi, kelak kau akan mengerti dan mampu membaca tanda di antara gelimangan usaha-usahamu berbuat yang terbaik bagi seisi Semesta termasuk dirimu sendiri. iya, tanda, bahwa telah ditemukan Rumah paling hakiki untuk kau tinggali sampai Tuhan mengakhiri semua yang semakin tak berbentuk ini ~_~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s