jadi harus bagaimanakah kita semestinya terhadap Angin?

Rerumputan dan Ilalang berembug dalam Malam yang mendadak dirasa begitu panjang bahkan tak berjeda Bintang. Tetua menundukkan para Muda yang terlalu riuh saja bisanya. Bayi-bayi sudah diselamatkan di satu lapisan teraman Tanah, dijagakan Ibu Bumi.

berdeham ia, Tetua Himpunan Rerumputan dan Ilalang. semakin tertunduklah para Muda, menghimpunkan kantuk agar datang tepat tanpa memancing ketersinggungan beralasan. Ibu-ibu meninggalkan para Bayi, berjajar rendah tak meninggi dari keseluruhan Pria-pria yang tak mampu ditebak apa kini isi hati dari balik punggungnya. Tetua mulai mengambil suara biar tak hilang wibawa.

mampukah aku, kau, kita, menghentikan Angin? atau sesungguhnya kita semua memang sudah terlalu lelah terus saja dibawanya tanpa lagi bisa membaca kapan saatnya ia mengajak bersuka cita atau melepaskan dendam di setiap ada celah? aku ingin kita bergerak bersama! kita harus berpadu bersama! jangan terus hitung pasal tua muda, kuat lemah, pria wanita! tolong, sekarang katakan padaku, bagaimana cara menghentikan Angin biar kita tak secepatnya dipaksa menggali kubur bersama?! jadi harus bagaimanakah kita semestinya terhadap Angin?! ayo! bicara!

– – – – – – –
hasil interpretasi tema pe-er RKF minggu ini: gerak.

(foto oleh Kuke)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s