aku (masih) selalu percaya

aku selalu percaya bahwa Tuhan dan Semesta selalu punya cara untuk membuatku terus belajar dan merasa bahagia dalam dera macam apa pun yang sedang singgah. padahal, adakah yang bertanya, kapan mereka dibuat berbahagia?

maka pada Putih Awan yang merata menutupi Langit, menghadiahkan senyuman adalah sebuah keniscayaan sebagaimana bila Biru yang terpaparkan. tak beda halnya pun ketika jemari tanganmu berhak dibaluri tulus kasih membelai kulit para Pohon yang setia berdiri di sepanjang Jalan beraspal bertrotoar. tak beda halnya pun ketika kau bersedia berbagi kenikmatan Sarapan dengan para Semut yang berjajar sabar menanti bagian.

aku selalu percaya, bahwa ketika siapa saja bersedia ramah, berbaik hati, dan mengasihi Semesta juga Penghuninya yang tak melulu Manusia; di saat itu pula Tuhan berbahagia. iya, Tuhan yang hingga detik ini belum juga menghempaskan Buku Besar Kehidupan dengan keras hingga menghancurkan segala apa yang sudah diciptakan-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s