sore sore Langit

aku sangat ingin bertanya padamu, apa gerangan yang membuatku pergi sampai sejauh itu? namun, entah kenapa yakinku berkata bahwa akan kau jawab bahwa semestinyalah aku yang paling tahu.

mungkin kau akan terhenyak, bisa jadi memilih tertawa, atau justru tak tentu; ketika dengan jujur kunyatakan bahwa aku sendiri pun tak pernah benar-benar tahu pasal apa bisa sebegitu jauh aku pergi tanpamu. bahwa aku sendiri pun tak pernah benar-benar sadar di mana gerangan kedua kakiku bertumpu selama Langit mengajakku bercumbu.

entahlah aku. entahlah. aku. entahlah. lalu, katamu, kepada siapa mesti kulayangkan tanyaku?

– – – – – – –
kontemplasi jelang akhir tahun, jelang peristiwa semi-besar, ketika satu lagi Kawan berpulang tak menunggu.

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s