saat tiba Malam lalu datang Pagi

#1

itu suara Bu Jangkrik, sedang bersenandung.
sebentuk pengantar tidur bagi Pak Kura-kura
dan segenap keluarga Tumbuhan,
termasuk aliran Air, bahkan Malam
yang pelan-pelan tercerabut dari keramaian.

Langit sudah lama lelap.
mari ucapkan selamat tinggal
pada Lampu yang terang.


#2

Batari Ibu sudah menanam Biang Candu dalam Inti Jiwaku.
tak satu hal Duniawi bisa melampau,
tak seorang Manusia bisa mencabut.

#3

tak ada yang menyuruhmu mengangkat Dunia kan
agar dipandang berguna?

itu, lihat, di sana, ada sekelompok Bunga
sedang menanti kau sapa bersama senyuman
dan sedikit Air Penyegar.

kenapa tidak kau lakukan
tanpa terlalu sibuk dengan label ‘sederhana’-nya?


#4

bisa jadi kau bosan
setiap kali kita membicarakan perihal Hujan.

tapi, bagaimana mungkin bisa kau bosan
dengan satu hal yang justru melengkapi Kehidupan?

. . . . . . .

Bandung, 13-14 Desember 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s