kekayaan Hujan

aku suka menghabiskan lebih dari sekedar sesaat memperhatikan Hujan. bagiku, keseutuhannya bukan hanya gerimis, menderas, lalu meninggalkan genangan-genangan. utamanya bila keseluruhan Titik-titik Air didalamnya saling sibuk sendirian. bukan cuma jatuh, teresap, atau mengalir sampai Lautan.

aku suka menyediakan waktu untuk Hujan. sibuk sendiri mengalirkan perhatian padanya sekeutuhan. sampai kemudian entah kenapa bisa aku menemukan, Titik-titik Air itu macam sedang saling berperang, lalu di sudut lainnya kulihat bertarian, lalu di ujung sapuan pandang lainnya lagi malah asyik-masyuk bermesraan.

sekaya itu ternyata Hujan. Hujan yang sering kena marah dan umpat Manusia-manusia sekitaran.

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s