..

aku tak akan mudah melupakan ketika ada lain orang yang mengatakan: hanya butuh berdetikan waktu menghujani orang yang katanya kau kasihi dengan dera kata tak layak dan kesakitan; namun kemudiannya ia/dia berkepayahan hingga entah berapa tahun waktu untuk melupakan setiap kata itu dan setiap perih luka yang ditinggalkan.

apa aku diharuskan belajar menjadi Manusia hanya untuk kenal merasakan? mendapati diriku dihantui mimpi buruk dan muntahan demi muntahan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s