aku ingin Matahari. tepat jam segini.

tak akan sungguh datang Matahari tepat jam segini. tapi dalam kepalaku, semuanya sungguh tak mau berhenti. Matahari. aku ingin Matahari. terserah apa yang akan terjadi. aku ingin Matahari. meski tepat jam segini.

andai kau pernah tahu seberapa menderitanya aku ketika nafas teriris sesenti-sesenti tanpa ada jeda diizinkan cuti. andai kau pernah paham seberapa nelangsanya aku setiap tersiar kabar menghilanglah Matahari. dalam kepalaku semuanya sungguh tak mau berhenti. kulitku terpapar memucat penuh kerut berbercak memutih. kebebasanku tertahan mengerasnya jemari hingga keseluruhan kaki. Matahari. aku ingin Matahari. apapun boleh terjadi. asal ada Matahari. tepat jam segini.

aku tahu, tak akan sungguh datang Matahari tepat jam segini. tapi dalam kepala yang telah tertulari hati, semuanya sungguh tak mau berhenti. Matahari. aku ingin Matahari. aku hanya ingin Matahari. lalu Tuhan boleh melakukan apa saja meski itu adalah sebentuk Tanda Berhenti. aku tak peduli. aku hanya ingin Matahari. aku hanya ingin Matahari. tepat jam segini.

* * * * * * *

*inspirasi: Mencari Matahari – Shinta Widyana & Mukti-Mukti, yang didengarkan berkali-kali. di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s