apa kau dengar? yang aku dengar?

apa kau dengar derap-derap Angin? memalsukan langkah dan terbang Hujan? aku mendengarnya. begitu jelas. macam Tetangga Sebelah memedas. sampai kemudian senyap mentasbihkan perdamaian dan aroma tenang lamat-lamat menindih kelopak mata tersisa kandas.

apa kau dengar putar-putar Angin? mengangkat resah kegundahan Hujan? aku mendengarnya. begitu jelas. macam detak nyawa terdekat menggilas. sampai kemudian sepi menghaturkan kedamaian dan aroma tenang kian kukuh menduduki kelopak mata tanpa alas.

apa kau dengar? yang aku dengar? ini. apa kau dengar? yang aku dengar? apa kau dengar? apa.. aaah.. ya. apapun. apapun. laksanakan kehendakmu, Hujan. uraikan hingga tertelan keseluruhan Malam. aku terima. tuntaskan geluruhmu, Angin. beraikan Kegelapan agar bernyanyilah Pagi seusai jeda diam. aku terima.

apa kau dengar pengabdian Angin? mengawini kegelisahan hati Hujan? aku mendengarnya. begitu jelas. aku. mendengarnya. teramat dalam. jelas.

– – – – –

Bandung. Hujan. mewah. besar. di pergantian hari – 26.10.2012 – 27.10.2012.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s