tentang bersabar

bersabar itu tidak semudah diucapkan, tidak semudah dititahkan, tidak semudah terpampang sebagai Kata-kata Mutiara. aku tahu. sudah lama tahu. sudah mengerti. mendekati paham. tapi masih terlalu sering mengalami peperangan Sel Otak sana-sini bahkan Gegar Hati. tanpa sadar dalam segala yang didefinisikan sebagai penerimaan, ternyata aku telah membunuhi beberapa kepekaan dalam usia dini. tanpa sangka dalam segala yang didefinisikan sebagai keberhasilan, ternyata aku telah mengecewakan sisi lain diri sendiri hingga mereka terus membodoh-bodohi aku bahkan berniat menurunkanku dari tahta sebagai Tuan atas diriku ini.

bersabar itu hanya seindah yang dilantunkan, hanya seindah yang dirajutkan, teramat sangat indah hanya ketika dibayangkan sebagai Permata Budi Pelapis Derajat tapi tidak ketika melalui lelikuan terjal untuk mencapainya. aku tahu. sudah lama tahu. sudah mengerti. mendekati paham. tapi masih terlalu sering meresahkan banyak Hati perihal beban yang jelas tampak mencapai ubun-ubun dan menenggelamkanku tanpa benar kusadari. lalu apa aku harus berhenti? aku yakin aku masih mampu terus berjalan lagi. melanjutkan langkah dalam semangat meningkahi satu pelajaran yang tak bisa terus-menerus kutinggal pergi berlari setiap kali ia menorehkan perih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s