kamu dan saya

kamu kenal saya akan bilang apa? berisik? cerewet? ceria? pastinya tak akan bilang kalau saya ini Matahari Dunia. bayangkan saja kekacauan yang akan terpancing nantinya. bayangkan saja Siklus Kehidupan akan segera berganti nama karena saya yang jadi Mataharinya. sudah bagus, sudah benar, jika saya hanyalah si Angin saja.

kamu lihat saya akan bilang saya apa? cuek? manis? menarik? kekanakan? macam lelaki? jelasnya saya tak pernah berharap ada orang langsung bilang saya ini cantik dengan bahagia. sadar diri saja. perempuan pecicilan macam saya, ada sendiri tempatnya. bukan di etalase, bukan di papan pengumuman, bukan pula di riuh ketenaran. di mana saya? kadang-kadang saya sendiri dirahasiakan oleh Rahasia.

kamu selanjutnya pada saya akan bagaimana? memandang rendah? menghinakan? memuja? atau ya tak perlu mengaktifkan reaksi lapisan mana-mana? sesungguhnya saya tak pernah berkeinginan setinggi-tingginya. namun jujur saja, ketika saya tahu kebenarannya, saya terpancing sekedar tertegun atau malah tertawa seterpingkal-pingkalnya. bagaimana bisa saya? kenapa juga saya? ada-ada saja ~_~

kamu adalah keterkejutan saya ketika saya adalah ketakterdugaan kamu. betapa ajaibnya. skenario transparan yang tak bisa sama kita baca. kegamblangan macam raib dari tempatnya. lalu apa? mau bagaimana? saya hanya bisa berlagak bijak berkata, “mari kita siapkan diri sebaik-baiknya.”

(sumber gambar: wallcoo.com)
(sumber gambar: wallcoo.com)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s